Vios Gen 1 Bekas Taksi – Suka Duka Mobil 20 Tahun yang Masih Bandel

Halo sobat online, balik lagi sama saya. Masih di artikel saya yang selalu baru dan insyaallah bermanfaat buat kalian semua.

Kali ini saya mau membahas tentang mobil saya yang sekarang, yaitu Vios Gen 1 bekas taksi.

Sesuai judul, banyak suka dukanya sobat. Sini saya ceritakan satu per satu.

Awal Membeli Vios Gen 1 Bekas Taksi

Mobil saya ini bekas taksi sobat.

Maklum, Vios manual yang beredar di pasaran mayoritas memang bekas taksi. Jarak tempuhnya sangat tinggi. Sudah keliling kota berkali-kali.

Tapi tidak apa-apa. Saya angkat mobil ini 3 tahun lalu. Usia mobil sekarang sudah 20 tahun lebih.

Banyak orang bilang, “Ah bekas taksi mesinnya sudah capek, tidak layak.” Tapi menurut pengalaman saya, masalah bekas taksi itu bukan masalah besar.

Iya mesin capek. Iya kilometernya tinggi. Tapi kalau dirawat, itu bukanlah masalah.

Coba bandingkan dengan mobil tahun muda tapi tidak pernah dirawat. Percaya deh sobat. Mobil tahun muda tapi tidak dirawat, tetap saja rusak mesinnya. Rawatan itu kuncinya.

Mesin Vios Gen 1 yang Bandel

Saya kasih tahu ya sobat. Mesin Vios Gen 1 ini sudah sangat teruji ketahanannya.

Dari awal saya angkat mobil ini 3 tahun lalu, mesinnya termasuk sehat. Tidak ada suara aneh. Tidak ada asap. Tidak ada bocor.

Selama 3 tahun saya memegang mobil ini, tidak pernah ada kerusakan fatal. Apalagi yang namanya masalah di sistem pendingin.

Padahal sobat, sistem pendingin adalah hal utama dalam perawatan mobil. Kalau mobil muda sekalipun tapi sistem pendingin tidak dirawat, pasti mesin akan overheat dan jebol.

Mesin Vios saya pendinginnya sangat normal. Tidak pernah bermasalah sama sekali.

Sering Diajak Mudik Jauh

Mobil ini sering banget saya bawa ke Jawa Tengah untuk mudik dan juga jalan-jalan.

Selain mesinnya bandel, tenaganya juga sangat besar loh sobat. Bensinnya pun sangat irit.

Saya kasih perbandingan ya. Setiap mudik ke Jogja lewat jalur Transjawa dengan keadaan jalan lancar normal, jaraknya sekitar 560an kilometer dari Depok ke Jogja.

Vios Gen 1 saya hanya menghabiskan bensin Pertalite 300 ribu rupiah untuk sekali jalan.

Hitung sendiri sobat. Pulang pergi berarti hanya 600 ribu untuk mudik Depok-Jogja. Murah banget kan untuk mobil sekelas Vios.

Pernah 5 Kali ke Dieng Lewat Tanjakan Ekstrim

Ini yang paling saya banggakan sobat.

Vios saya ini sudah 5 kali naik ke dataran tinggi Dieng. Dan 2 kali di antaranya lewat jalur yang terkenal ekstrim yaitu Tanjakan Sikarim.

Bayangkan sobat. Muatan 4 orang plus barang bawaan. Vios saya bisa naik dengan lancar ke Tanjakan Sikarim. Tidak pernah ngadat. Tidak pernah kepanasan. Tidak pernah mundur.

Tenaga dan keiritan Vios Gen 1 ini tidak bisa dipandang sebelah mata loh.

Pendingin mobil saya sangat normal setiap perjalanan jauh. Tidak pernah temperatur sampai over. Semua aman. Semua komponen lain pun normal.

Dukanya karena Mobil Tua

Sekarang saya cerita dukanya sobat.

Yang paling saya rasakan, karena Vios ini sudah berumur, dia butuh perawatan rutin. Tidak bisa diabaikan.

Saya harus sering mengecek bagian-bagian penting seperti oli, air radiator, dan juga fungsi kipas pendingin. Pastikan semuanya normal.

Sering juga mengecek bagian sekring dan lain-lain. Intinya karena ini mobil tua, kita agak harus sering mengecek semua bagian penting pada mobil.

Urusan Kolong Mobil

Kolong mobil juga butuh perawatan sobat.

Saya semprot dengan pelapis anti karat agar tidak keropos. Kaki-kaki juga butuh perawatan sering. Karena karet-karet ori bawaan pabrik sudah tidak ada. Umur sudah 20 tahun. Mana ada yang bertahan segitu.

Sekarang hampir semua part di kolong sudah saya ganti dengan barang lokal atau bukan part bawaan ori pabrik. Mau bagaimana lagi. Part ori sudah langka atau harganya selangit.

Body dan Kaca

Body mobil juga sudah mulai ada gelembung-gelembung sobat.

Itu karena tebalnya cat yang melapisi akibat faktor umur yang panjang. Namanya juga mobil 20 tahun, wajar lah.

Kaca juga sudah tidak sebening mobil sekarang. Ada sedikit-sedikit goresan, tapi masih aman untuk dipakai.

Yang Penting Alhamdulillah

Selama 3 tahun saya memegang Vios Gen 1 ini, semuanya hanya kerusakan atau servis wajar saja.

Ganti oli, ganti filter, ganti kampas rem, ganti ban. Itu-itu saja.

Belum pernah berurusan dengan mesin. Tidak pernah turun mesin. Tidak pernah overheat. Tidak pernah macet di jalan.

Pesan untuk Kalian yang Mau Beli Vios Gen 1 Bekas Taksi

Buat kalian yang ingin membeli Vios Gen 1 bekas taksi, saran saya jangan takut.

Asalkan kalian rajin merawat, mengecek pendingin, mengecek oli, mengecek semua bagian penting, mobil ini akan awet dan setia menemani perjalanan kalian.

Nah, bagi kalian yang memiliki mobil bekas taksi atau Vios Gen 1 juga, tulis di kolom komentar ya. Bagikan pengalaman kalian juga.

Semoga artikel ini bermanfaat ya. Jangan lupa bertanya atau berkomentar di kolom bawah.

Terima kasih sudah membaca. Sampai jumpa di artikel berikutnya.

Salam dari saya untuk kalian semua sobat online yang setia membaca cerita saya.

Baca juga: Cari Uang dari Rumah Cuma Modal Hape | Pengalaman Jual Foto di Shutterstock

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top