Banyak yang bertanya: Blogger vs WordPress – mana yang lebih bagus?
Kali ini saya akan cerita berdasarkan pengalaman pribadi menjalani dua platform ini. Keduanya saya pakai domain .com berbayar, bukan gratisan.

Jika Anda masih bingung memilih, saya sudah merasakan keduanya. Saya akan cerita jujur apa adanya.
Pengalaman Saya Memakai Blogger
Dulu saya punya website dengan Blogger. Saya beli domain .com sendiri, bayar tahunan. Saya rajin menulis hingga 277 artikel.
Saya pikir: dengan konten sebanyak itu, pasti mudah masuk Google.
Tapi kenyataannya pahit.
- Hanya 50 artikel yang terindeks oleh Google
- Itu pun naik turun: pernah 80, turun ke 30, sekarang naik lagi ke 50
- Butuh berbulan-bulan agar artikel baru masuk Google. Ada yang sampai 2–3 bulan
- Tidak semua artikel masuk indeks

Saya frustrasi. Saya mulai sadar: mungkin ini kelemahan Blogger.
Pengalaman Saya Memakai WordPress
Akhirnya saya pindah ke WordPress. Saya beli domain .com baru, juga berbayar. Saya buat 34 artikel di sana – tidak terlalu banyak.
Hasilnya? Beda seperti langit dan bumi.
- Semua 34 artikel terindeks – tidak ada yang tersisa
- Cukup 2 jam untuk masuk database Google (dengan request indexing manual)
- Cepat, stabil, dan tidak pusing
Kesimpulan dari Pengalaman Saya
Setelah merasakan keduanya, ini pendapat pribadi saya:
Blogger
- Infrastrukturnya terasa ketinggalan zaman
- Struktur kode berantakan, Googlebot bingung
- Request indexing sulit
- Tidak bisa pasang plugin SEO
- Hasil: artikel susah masuk Google
WordPress
- Struktur kode rapi, Googlebot senang
- Bisa request indexing manual lewat Google Search Console – cepat
- Bisa pasang plugin SEO apapun (misal Yoast SEO atau Rank Math)
- Hasil: artikel gampang masuk Google
Jawaban jujur dari pengalaman pribadi saya: WordPress.
Bukan karena saya tidak suka Blogger. Saya sudah merasakan pahit manis keduanya.
Buktinya: 277 artikel di Blogger → hanya 50 yang masuk.
Pindah ke WordPress dengan 34 artikel → langsung tembus semua.
Saran untuk Anda
Jika Anda masih pakai Blogger dan merasa susah banget artikelnya masuk Google:
Coba pindah ke WordPress. Rasakan sendiri bedanya.

Sekian curhat pengalaman pribadi saya.
Jika artikel ini bermanfaat, tolong tinggalkan 1 komentar ya. Terima kasih dan sehat selalu.