Halo sobat online, balik lagi sama saya. Masih di catatan kertas saya yang insyaallah selalu bermanfaat buat kalian semua.
Kali ini saya mau memberi informasi bermanfaat lainnya tentang penyebab kenapa mobil ngejedug saat digas dan direm.
Apa saja kerusakannya? Bagian mana yang rusak? Berapa estimasi biayanya?
Saya akan cerita singkat, padat, dan jelas berdasarkan pengalaman saya langsung. Langsung saja sobat biar tidak kepanjangan.
Cerita Awal Kejadian Mobil Ngejedug
Mobil saya pernah mengalami yang namanya ngejedug saat saya gas atau rem secara mendadak.
Misalnya saya sedang jalan, tiba-tiba saya injak gas agak dalam. Muncul bunyi “jedug” dari bagian bawah.
Begitu juga saat saya rem agak keras. Bunyi jedugnya muncul lagi.

Tidak enak banget sobat. Rasanya mobil seperti ada yang menyangkut atau longgar.
Saya juga merasakan setir seperti menyentak ke kiri sedikit setiap kali bunyi jedug itu muncul.
Awalnya saya berpikir itu power steering rusak. Saya sudah kepikiran mau ganti power steering yang biayanya pasti mahal. Tapi ternyata dugaan saya salah sobat.
Analisa dan Penyebab Mobil Ngejedug
Saya coba analisa sendiri dari mana suara itu muncul. Saya dengarkan baik-baik. Saya rasakan juga getarannya.
Setelah saya cek sedikit demi sedikit, ternyata penyebab mobil ngejedug mendadak saat gas atau rem adalah satu komponen kecil bernama karet bushing arm.
Mobil saya waktu itu adalah Vios gen 1. Karet bushing arm-nya ada 4 buah alias 2 pasang. Jadi kiri 2 buah dan kanan 2 buah. Totalnya 4 buah.
Kesimpulan: penyebab mobil ngejedug bukan power steering, melainkan karet bushing arm yang sudah aus atau robek.
Estimasi Biaya Sparepart Bushing Arm
Sekarang soal biaya sobat. Biar kalian tidak kaget jika nanti mengalami hal yang sama.
Saya beli karet bushing arm-nya secara online. Harganya murah kok. Tidak bakal membuat dompet jebol.
Untuk bushing arm yang besar, harganya 60 ribu rupiah per buah.
Untuk bushing arm yang kecil, harganya 20 ribu rupiah per buah.

Total untuk 4 buah bushing arm (2 besar + 2 kecil):
- 2 besar: 60.000 x 2 = 120.000 rupiah
- 2 kecil: 20.000 x 2 = 40.000 rupiah
Total sparepart: 160 ribu rupiah saja sobat.
Biaya Pasang di Bengkel
Pemasangan bushing arm itu wajib di press sobat. Tidak bisa hanya menggunakan palu atau kunci biasa.
Makanya saya tidak bisa pasang sendiri. Padahal biasanya saya suka memasang sparepart sendiri kalau alatnya saya punya. Karena wajib di press, saya harus ke bengkel.
Biaya jasa pasang di bengkel waktu itu 200 ribu rupiah.

Total keseluruhan:
160 ribu (sparepart) + 200 ribu (jasa pasang) = 360 ribu rupiah.
Murah banget kan sobat? Dibanding ganti power steering yang bisa mencapai jutaan rupiah.
Hasil Setelah Ganti Karet Bushing Arm
Setelah saya ganti karet bushing arm yang baru, suara jedug saat gas atau rem mendadak langsung hilang.
Mobil menjadi halus lagi.
Stir yang tadinya agak goyah dan suka menyentak ke kiri juga hilang total. Enak banget rasanya sobat. Mobil kembali normal.
Kesimpulan
Kerusakan yang saya alami ternyata bukan power steering. Hanya karet bushing arm yang sudah aus atau robek.
Biaya total hanya 360 ribu rupiah. Murah dibandingkan ganti power steering yang bisa sampai jutaan.
Untuk setiap kerusakan di bagian kaki-kaki mobil, penyebabnya memang bervariasi sobat. Tergantung apa yang kita rasa dan dari mana asal sumber bunyinya.
Jangan langsung panik dan mengira yang paling mahal. Coba cek dulu satu per satu. Atau bawa ke bengkel langganan untuk didiagnosa.
Sekian informasi yang bisa saya berikan ya sobat.
Semoga informasi ini bermanfaat buat kalian yang mungkin mengalami hal yang sama seperti saya dulu. Jangan sampai salah diagnosa dan malah mengeluarkan uang banyak.
Sampai jumpa di postingan saya lainnya. Kurang lebihnya mohon maaf. Tetap semangat buat kita yang memiliki mobil dan suka memperhatikan kondisi kendaraan.
Baca juga: Tempat Pemasangan Speaker Mobil Subwofer Terbaik di Cibinong & Sekitarnya